Senin, 30 Maret 2015

SYARAT PELANTIKAN DAN UNDANG-UNDANG ATHFAL DAN HW

UNDANG-UNDANG ATHFAL DAN HW

1.       Syarat-syarat pelantikan
a.       Ada yang dilantik
b.      Ada yang melantik
c.       Ada berita acara pelantikan

2.       Persiapan pelantikan
Sebelum pelantikan, pemimpin satuan harus mengadakan pertemuan dengan anggota yang akan dilantik untuk menjelaskan maksud pelantikan, kewajiban apa yang harus dipenuhi sesudah pelantikan, sanksi/kemadharatan apabila kewajiban tidak ditepati keuntungan di dunia dan di akhirat apa yang akan diperoleh bila perjanjian ditepati.

3.       Proses pelantikan
a.       Pelantikan Athfal
1.       Semua Atfhal berdiri dalam lingkaran besar
2.       Bendera rumpun dalam standar terletak di tengah lingkaran. Rumbai rumpun sudah dipasang tanda ada pelantikan
3.       Athfal yang akan di lantik maju selangkah
4.       Ramanda/ibunda berdiri di tengah-tengah dekat bendera
5.       Pet/topi diletakan di atas meja/tanah di depan kaki ramanda/ibunda
6.       Ramanda/ibunda memanggil nama anak yang akan di lantik
7.       Anak menjawab dan lari ke hadapan ramanda/ibunda serta berdiri tegak
8.       Ramanda/ibunda bertanya
§  Rmd/Ibnd           : sungguh kamu akan menjadi HW
§  Calon Athfal       : Ya Rmd/Ibnd
§  Rmd/Ibnd           : Tahukah kamu arti Al-Amin?
§  Calon Athfal       :  Ya,Rmd/Ibnd
§  Rmd/Ibnd           :Sebutkanlah !
§  Calon Athfal       :Al-Amin adalah gelarNabi Muhammad saw padasaatbeliau masih kecil, sebab beliau senantiasa dapat dipercaya
§  Rmd/Ibnd           : mengertikah kamu akan undang-undang Athfal?
§  Calon Athfal       : Ya Rmd/Ibnd
§  Rmd/Ibnd           : sebutkanlah !
§  Calon Athfal       : satu, Athfal itu selalu setia dan berbakti pada Ayah dan Bunda, dua, Athfal itu selalu beranidan teguh hati
§  Rmd/Ibnd           :Sanggupkah kamu berjanji ?
§  Calon Athfal       : Ya Rmd/Ibnd. Semua Athfal memberi hormat, Bismillahir Rahmanir Rahim (dengan artinya)
§  Asyhadu alla ilaha illallah waasyhadu anna Muhammadar Rasulullah (dengan artinya) mengingat harga pernyataan saya, maka saya berjanji dengan sungguh-sungguh, satu, mengerjakan kewajiban saya terhadap Allah, dua, selalu menurut undang-undang Athfal setiap hari berbuat kebajikan.
§  Rmd/Ibnd           : Ya, saya percaya kepadamu dengan sungguh-sungguh bahwa kamu akan menepati perjanjian ini, danundang-undang Athfal dengan baik. Hari ini kamu telah menjadi anggota kepanduan HW khususnya dan persaudaraan pandu sedunia padaumumnya. Kemudian pet di pakaikan bersama dengan ucapan, pet/topi dapat kamu gunakan sebagai alatyang dapat melindungi kamu ketika panasdan hujan” (sekadarnya). Setelah itu kacu di pasang dengan ucapan, “kacu ini menunjukan bahwa kamu adalah pandu, warna hijau bergambar matahari “
Maka dari itu jagalah nama baik organisasimu dan mudah-mudahan kamu dapat menolong teman-temanmu sekadarnya, seperti pet/topi yangdapatsekadarnya melindungi kamu. Memberi salam kepada Rmd/Ibnd. Sambil mengambil tanda melati dengan tangan kiri, kemudian di pasang sendiri (berarti aku telah berani meletakan kehormatanku dan aku berani menyelesaikan urusanku sendiri). Setelah selesai memasang lalu balik kanan, memberi hormat kepadateman-temanya. Setelah selesai memberi hormat beriap berdiri tegak. Rmd/Ibnd kemudian memegang bahu anak itu dari belakang sambil berkata, “sekarang kamu saya pegang dansaya lepaskan, masukanlah ke dalam lingkaran (sambil didorong agar Athfal tadi lari ke dalam lingkaran)”
b.      Pelantikan Athfal Melati Satu, Dua, Tiga
§  Semua Athfal berdiri dalam lingkaran.
§  Bendera dipasangdi tengah lingkaran, pada sandaran. Bendera tergulung ditutup dengan sarung putih.
§  Pemimpin Kuntum Utama maju diiringi oleh dua orang Pemimpin Kuntum Utama (PKU) mengambil bendera dari sandarannya, dua orang PK membuka sarung putih, kemudian bendera disimpan lagi pada sandarannya. Padasaat ini Rmd atau Ibnd bersembunyi. Setelah bendera berkibar, Rmd/Ibnd, baru datang.
§  Rmd/Ibnd berdiri di depan bendera dan memberi salam kepada PKU dan dua orang PK, lalu menyuruh kembali kedalam lingkaran, semua athfal memberi salam.
§  Anak yang akan dilantik maju selangkah dari lingkaran. Rmd/Ibnd memanggilnya. Rmd/Ibnd berkata, “Saya telah tahu kegiatanmu dalam Rumpun. Sekarang kamu akan saya lantik menjadi Athfal Melati Satu/Dua/Tiga.
§  Rmd/Ibnd memberi salam kepada Anak. Anak membalas salam tadi. Kemudian Rmd/Ibnd memegang tiang bendera dengan tangan tiri diikuti dengan ucapan ,”Ulangilah janjimu! “
§  Calon melati Satu/Dua/Tiga, “Saya mengulangi janji saya, mengingat......................sampai tamat.
§  Pembantu Rmd/Ibnd maju memasang tanda Melati Satu/Dua/Tiga.
§  Setelah selesai upacara Rmd/Ibnd memberi nasehat seperlunya.

c.       Pelantikan Pemimpin Kuntum, Pemimpin Kuntum Muda dan Pemimpin Kuntum Utama.
§  Semua Athfal berdiri dalam lingkaran.
§  Urutan acara sama dengan pelantikan Athfal Melati.
§  Pada waktu mengucapkan janji memegang rumbai rumpun dengan tangan kiri, tangan kanan hormat kepada Rmd/Ibnd.Rmd/Ibnd membalas salam yang dilantik. Tangan kanan Rmd/ Ibnd diletakan di atas tangan yang dilantik.
§  Rmd/Ibnd memasang tanda jabatan.




4.       Undang-undang HW
SATU                           Hizbul Wathan itu dapat dipercaya
DUA                             Hizbul Wathan itu setiawan
TIGA                            Hizbul Wathan itu siap menolong dan wajib berjasa
EMPAT                       Hizbul Wathan itu suka perdamaian dan persaudaraan
LIMA                           Hizbul Wathan itu mengerti adat, sopan santun dan perwira
ENAM                         Hizbul Wathan itu penyayang kepada semua makhluk
TUJUH                        Hizbul Wathan itu melaksanakan perintah tanpa membantah
DELAAN                     Hizbul Wathan itu sabar dan pemaaf
SEMBILAN                 Hizbul Wathan itu teliti dan hemat

SEPULUH                   Hizbul Wathan itu suci dalam hati, pikiran, perkataan dan perbuatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar