UNDANG-UNDANG ATHFAL DAN HW
1.
Syarat-syarat pelantikan
a.
Ada yang dilantik
b.
Ada yang melantik
c.
Ada berita acara pelantikan
2.
Persiapan
pelantikan
Sebelum pelantikan, pemimpin satuan harus mengadakan
pertemuan dengan anggota yang akan dilantik untuk menjelaskan maksud
pelantikan, kewajiban apa yang harus dipenuhi sesudah pelantikan,
sanksi/kemadharatan apabila kewajiban tidak ditepati keuntungan di dunia dan di
akhirat apa yang akan diperoleh bila perjanjian ditepati.
3.
Proses
pelantikan
a.
Pelantikan
Athfal
1.
Semua Atfhal
berdiri dalam lingkaran besar
2.
Bendera
rumpun dalam standar terletak di tengah lingkaran. Rumbai rumpun sudah dipasang
tanda ada pelantikan
3.
Athfal yang
akan di lantik maju selangkah
4.
Ramanda/ibunda
berdiri di tengah-tengah dekat bendera
5.
Pet/topi
diletakan di atas meja/tanah di depan kaki ramanda/ibunda
6.
Ramanda/ibunda
memanggil nama anak yang akan di lantik
7.
Anak menjawab
dan lari ke hadapan ramanda/ibunda serta berdiri tegak
8.
Ramanda/ibunda
bertanya
§ Rmd/Ibnd :
sungguh kamu akan menjadi HW
§ Calon Athfal :
Ya Rmd/Ibnd
§ Rmd/Ibnd :
Tahukah kamu arti Al-Amin?
§ Calon Athfal : Ya,Rmd/Ibnd
§ Rmd/Ibnd :Sebutkanlah
!
§ Calon Athfal :Al-Amin
adalah gelarNabi Muhammad saw padasaatbeliau masih kecil, sebab beliau
senantiasa dapat dipercaya
§ Rmd/Ibnd :
mengertikah kamu akan undang-undang Athfal?
§ Calon Athfal :
Ya Rmd/Ibnd
§ Rmd/Ibnd :
sebutkanlah !
§ Calon Athfal :
satu, Athfal itu selalu setia dan berbakti pada Ayah dan Bunda, dua, Athfal itu
selalu beranidan teguh hati
§ Rmd/Ibnd :Sanggupkah
kamu berjanji ?
§ Calon Athfal :
Ya Rmd/Ibnd. Semua Athfal memberi hormat, Bismillahir Rahmanir Rahim (dengan
artinya)
§ Asyhadu alla ilaha illallah waasyhadu anna Muhammadar
Rasulullah (dengan artinya) mengingat harga pernyataan saya, maka saya berjanji
dengan sungguh-sungguh, satu, mengerjakan kewajiban saya terhadap Allah, dua,
selalu menurut undang-undang Athfal setiap hari berbuat kebajikan.
§ Rmd/Ibnd :
Ya, saya percaya kepadamu dengan sungguh-sungguh bahwa kamu akan menepati
perjanjian ini, danundang-undang Athfal dengan baik. Hari ini kamu telah
menjadi anggota kepanduan HW khususnya dan persaudaraan pandu sedunia
padaumumnya. Kemudian pet di pakaikan bersama dengan ucapan, pet/topi dapat
kamu gunakan sebagai alatyang dapat melindungi kamu ketika panasdan hujan”
(sekadarnya). Setelah itu kacu di pasang dengan ucapan, “kacu ini menunjukan bahwa
kamu adalah pandu, warna hijau bergambar matahari “
Maka dari itu jagalah nama baik organisasimu
dan mudah-mudahan kamu dapat menolong teman-temanmu sekadarnya, seperti
pet/topi yangdapatsekadarnya melindungi kamu. Memberi salam kepada Rmd/Ibnd.
Sambil mengambil tanda melati dengan tangan kiri, kemudian di pasang sendiri
(berarti aku telah berani meletakan kehormatanku dan aku berani menyelesaikan
urusanku sendiri). Setelah selesai memasang lalu balik kanan, memberi hormat
kepadateman-temanya. Setelah selesai memberi hormat beriap berdiri tegak.
Rmd/Ibnd kemudian memegang bahu anak itu dari belakang sambil berkata,
“sekarang kamu saya pegang dansaya lepaskan, masukanlah ke dalam lingkaran
(sambil didorong agar Athfal tadi lari ke dalam lingkaran)”
b.
Pelantikan
Athfal Melati Satu, Dua, Tiga
§ Semua Athfal berdiri dalam lingkaran.
§ Bendera dipasangdi tengah lingkaran, pada sandaran.
Bendera tergulung ditutup dengan sarung putih.
§ Pemimpin Kuntum Utama maju diiringi oleh dua orang
Pemimpin Kuntum Utama (PKU) mengambil bendera dari sandarannya, dua orang PK
membuka sarung putih, kemudian bendera disimpan lagi pada sandarannya. Padasaat
ini Rmd atau Ibnd bersembunyi. Setelah bendera berkibar, Rmd/Ibnd, baru datang.
§ Rmd/Ibnd berdiri di depan bendera dan memberi salam
kepada PKU dan dua orang PK, lalu menyuruh kembali kedalam lingkaran, semua
athfal memberi salam.
§ Anak yang akan dilantik maju selangkah dari lingkaran.
Rmd/Ibnd memanggilnya. Rmd/Ibnd berkata, “Saya telah tahu kegiatanmu dalam
Rumpun. Sekarang kamu akan saya lantik menjadi Athfal Melati Satu/Dua/Tiga.
§ Rmd/Ibnd memberi salam kepada Anak. Anak membalas salam
tadi. Kemudian Rmd/Ibnd memegang tiang bendera dengan tangan tiri diikuti
dengan ucapan ,”Ulangilah janjimu! “
§ Calon melati Satu/Dua/Tiga, “Saya mengulangi janji saya,
mengingat......................sampai tamat.
§ Pembantu Rmd/Ibnd maju memasang tanda Melati
Satu/Dua/Tiga.
§ Setelah selesai upacara Rmd/Ibnd memberi nasehat
seperlunya.
c.
Pelantikan
Pemimpin Kuntum, Pemimpin Kuntum Muda dan Pemimpin Kuntum Utama.
§ Semua Athfal berdiri dalam lingkaran.
§ Urutan acara sama dengan pelantikan Athfal Melati.
§ Pada waktu mengucapkan janji memegang rumbai rumpun
dengan tangan kiri, tangan kanan hormat kepada Rmd/Ibnd.Rmd/Ibnd membalas salam
yang dilantik. Tangan kanan Rmd/ Ibnd diletakan di atas tangan yang dilantik.
§ Rmd/Ibnd memasang tanda jabatan.
4.
Undang-undang
HW
SATU Hizbul Wathan itu dapat
dipercaya
DUA Hizbul Wathan itu
setiawan
TIGA Hizbul Wathan itu siap
menolong dan wajib berjasa
EMPAT Hizbul Wathan itu suka
perdamaian dan persaudaraan
LIMA Hizbul Wathan itu
mengerti adat, sopan santun dan perwira
ENAM Hizbul Wathan itu
penyayang kepada semua makhluk
TUJUH Hizbul Wathan itu
melaksanakan perintah tanpa membantah
DELAAN Hizbul Wathan itu sabar
dan pemaaf
SEMBILAN Hizbul Wathan itu
teliti dan hemat
SEPULUH Hizbul Wathan itu suci
dalam hati, pikiran, perkataan dan perbuatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar